I. Pengenalan Sistem Turnamen
Sistem turnamen ini merupakan aturan pertandingan resmi untuk mode Delta Force - Warfare (Victory Unite), yang digunakan untuk turnamen profesional dan turnamen pihak ketiga yang mendapat lisensi resmi.
Mode Pertandingan
Mode pertandingan: Warfare - Victory Unite
Pertandingan menggunakan custom room
Detail pertandingan:
Jumlah tim: 2 faksi, format 20 vs 20
Format pertandingan: BO2 (Group Stage) & BO3 (Quarter Final - Grand Final)
Group Stage
Akan ada 4 grup yaitu Group A, B, C, dan D dengan masing-masing Group terdiri dari 4 faksi (1 faksi invited dan 3 faksi terpilih dari open registration di setiap grup nya), total akan ada 4 faksi invited dan 12 faksi dari open registration yang dipilih berdasarkan average rank score tertinggi pada mode Warfare - Victory Unite (Tidak termasuk rank score pemain cadangan) pada saat form registrasi ditutup. Fase Group Stage akan dimainkan dalam format round-robin, dengan pergantian sisi (BO2, Attacker dan Defender). Pembagian group akan dilakukan dengan drawing. Setelah pertandingan selesai, dua faksi teratas akan lolos ke fase Quarter Final.

Quarter Final
Peringkat akan menggunakan sistem seeding tradisional otomatis dari Discord. Pada babak Quarter Final, formatnya akan menggunakan sistem best-of-three, dengan seed teratas memiliki hak untuk memilih map atau side pada Game 1 dan Game 2. Pemenang dari fase ini akan lanjut ke fase Semifinal.

Semifinal
Pada babak Semifinal, formatnya akan menggunakan sistem best-of-three. Dengan sistem ban and pick.
Grand Final & Bronze Match
Pada babak Grand Final, formatnya akan menggunakan sistem best-of-three. Dengan sistem ban and pick.
Server Turnamen / Versi Turnamen
Server Turnamen
Turnamen menggunakan server Garena (live version/public server).
Distribusi Akun Turnamen
Akun yang digunakan adalah milik masing-masing pemain.
Perangkat Turnamen
Perangkat yang digunakan adalah mobile. Tidak diperbolehkan menggunakan emulator, ipad, mobilador/tablet/gamepad atau perangkat sejenisnya dan perangkat selain ponsel genggam. Apabila melanggar, maka 1 faksi akan didiskualifikasi.
Persyaratan Faksi
Setiap faksi terdiri dari 5 squad.
Ketentuan anggota:
Setiap squad minimal 4 pemain
Setiap faksi minimal 20 pemain
Maksimal 25 pemain terdaftar
Tim dapat menambahkan pemain di luar dari kewarganegaraan/wilayah Indonesia dengan maksimal adalah 4 pemain dalam satu faksi
Pemain terdaftar tidak boleh bermain untuk 2 tim. Contoh: Vyron bermain untuk tim Alpha dan juga tim Beta pada turnamen DFNC S2 Warfare Mobile
Komposisi:
20 pemain utama
5 pemain cadangan
Setiap tim harus menunjuk:
1 pemain sebagai kapten / in-game leader
Setiap faksi juga harus menunjuk:
1 perwakilan resmi faksi dari daftar pemain.
Tugas Perwakilan Faksi
Perwakilan faksi bertanggung jawab untuk:
Mengirimkan informasi tim
Mengatur pergantian pemain
Mengurus komunikasi dengan penyelenggara
Catatan:
Perwakilan dipilih melalui kesepakatan tim dalam faksi.
Penyelenggara tidak akan menerima pengajuan dari pemain lain selain perwakilan faksi.
II. Aturan Turnamen
Aturan Penentuan Pemenang
Format pertandingan: BO2 (Group Stage) & BO3 (Quarter Final - Grand Final)
Faksi yang lebih dulu memenangkan 2 ronde akan memenangkan pertandingan.
Map Pool
Map yang tersedia:
Ascension
Cracked
Threshold
Trainwreck
Trench Lines
Fault
Aftershock
Aturan Map BP (Ban/Pick)
(1) Sebelum seluruh pertandingan dimulai, penyelenggara akan memberi pemberitahuan kepada kedua kapten tim untuk melakukan proses Map BP.
Sebelum Map BP dimulai, akan diacak untuk menentukan pihak yang mendapat giliran pertama.
Khusus di babak Quarter Final, tim yang menjadi top 1 berhak untuk memilih apakah mau memilih map atau side pada Game 1 dan Game 2.
Proses BAN dimulai dari pihak yang mendapat giliran pertama, kemudian kedua pihak secara bergantian melakukan BAN satu map.
Proses BAN bersifat informasi publik antara kedua kapten tim.
Setiap tim melakukan BAN sebanyak 2 map, dan tidak boleh BAN map yang sama.
(2) Setelah proses BAN selesai:
Map yang tersisa akan masuk ke dalam Map Pool.
Tim yang pertama mendapatkan hak untuk ban map, maka berhak untuk memiliih map. Sedangkan tim lawannya akan memilih side.
Dua ronde pertama pertandingan akan menggunakan map yang sama.
(3) Contoh:
Jika Tim A adalah pihak yang mendapat giliran pertama, dan Tim B adalah pihak kedua:
BAN pertama Tim A - Cracked
BAN pertama Tim B - Trainwreck
BAN kedua Tim A - Threshold
BAN kedua Tim B - Trench Lines
Maka map yang tersisa di Map Pool adalah:
Ascension
Fault
Aftershock
Kemudian tim pertama akan memilih map yang akan dimainkan.
Aturan Pemilihan Map dan Side
Aturan Pemilihan Side untuk Game 1 & Game 2
(1) Side pada pertandingan pertama sesuai dengan pilihan tim kedua
(2) Pada pertandingan kedua, kedua faksi akan menukar side Attacker dan Defender
Aturan Pemilihan Map dan Side untuk Game 3
(1) Jika pertandingan memasuki Game 3, maka akan ditentukan pihak dengan hak prioritas (Priority Selection) berdasarkan hasil dua pertandingan sebelumnya.
Aturan hak prioritas:
Pihak dengan prioritas hanya dapat memilih salah satu hak berikut:
Hak memilih map (map pick), atau
Hak memilih side Attacker / Defender (side pick)
Hak yang tidak dipilih akan diberikan kepada lawan.
Urutan proses setiap ronde:
Pemilihan map terlebih dahulu
Kemudian pemilihan side Attacker / Defender
Contoh:
Jika Tim A memiliki hak prioritas, dan Tim A memilih hak memilih side:
Tim B harus memilih map terlebih dahulu
Setelah itu Tim A memilih sisi Attacker / Defender
(2) Jika pertandingan masuk Game 3, maka:
Map yang digunakan tidak boleh sama dengan map pada dua ronde sebelumnya.
Aturan Penentuan Hak Prioritas Game 3
Jika dua pertandingan pertama berakhir seri 1-1, maka hak prioritas Game 3 akan ditentukan dengan aturan berikut.
Situasi 1
Jika skor 1-1 dan kedua kemenangan diperoleh oleh pihak Defender, maka prioritas Game 3 akan ditentukan berdasarkan pihak Attacker pada dua pertandingan sebelumnya dengan urutan penilaian berikut:
a. Jumlah zona yang berhasil direbut lebih banyak (Contoh: B1 & B2 dihitung 2 zona)
b. Persentase penguasaan titik pada saat pertandingan berakhir lebih tinggi
c. Persentase penguasaan titik secara historis lebih tinggi
d. Waktu menyerang yang lebih lama
Situasi 2
Jika skor 1-1 dan kedua kemenangan diperoleh oleh pihak Attacker, maka prioritas Game 3 akan ditentukan berdasarkan pihak Attacker pada dua pertandingan sebelumnya dengan kriteria berikut:
a. Waktu menyerang yang lebih singkat
Aturan Loadout dan Operator
Pemain dapat menggunakan semua operator yang tersedia.
Pemain dapat menggunakan semua attachment senjata dan item yang tersedia.
Aturan Vehicle
Pemain dapat menggunakan semua vehicle yang tersedia pada map.
Kewajiban Mengirimkan Screenshot
Menang maupun kalah, perwakilan tim wajib mengirimkan screenshot setelah match selesai yang menunjukkan informasi status match:

III. Timeline Turnamen
Registrasi: Sampai 13 Maret 2026 jam 23:59 WIB
Pengumuman Tim Terpilih: 14 Maret
Technical Meeting: 16 Maret | 14:00 WIB
Group Stage: 25 Apr, 26 Apr & 2 Mei | 10:00 WIB
Quarter Final: 3 Mei | 14:00 WIB
Semifinal: 9 Mei | 14:00 WIB
Grand Final: 10 Mei | 14:00 WIB
Jam yang tertera pada timeline di atas merupakan jam paling awal turnamen di hari itu dilaksanakan. Untuk estimasi jam tanding setiap tim nya akan diinformasikan kembali oleh penyelenggara.
IV. Hadiah Turnamen
Juara 1 juga akan mendapatkan Rp20,000,000 + 1 Trophy DFNC S2 + 25 Dog Tag DFNC S2.

V. Persyaratan Mengikuti Pertandingan
0. Hal-hal yang perlu diperhatikan
Ketentuan custom room
Pemain dilarang keluar dari room pertandingan secara sengaja selama pertandingan.
Pemain dilarang bergabung ke room lain selama pertandingan berlangsung.
1. Persyaratan Nama
1.1 Nama Tim dan Logo
Nama dan logo tim tidak boleh mengandung:
Unsur vulgar
Pornografi
Terorisme
Kekerasan
Perjudian
Atau konten lain yang bertentangan dengan hukum dan peraturan negara maupun norma sosial.
Tim diperbolehkan merancang logo tim sendiri sesuai gaya tim.
Namun:
Logo tim harus diajukan ke panitia turnamen untuk diperiksa.
Logo hanya boleh digunakan setelah mendapat persetujuan panitia.
Jika tim ingin:
Mengganti nama tim
Mengganti logo tim
Maka harus mengajukan permohonan minimal 7 hari kerja sebelumnya kepada penyelenggara, dan hanya dapat digunakan setelah disetujui.
Jika nama tim tidak memenuhi standar, penyelenggara berhak memerintahkan tim untuk memperbaikinya.
1.2 Nickname Pemain
Nickname pemain harus memenuhi ketentuan berikut:
Harus menggunakan huruf latin sepenuhnya.
Nickname pemain tidak boleh mengandung kata seperti jasa boosting / escort.
Nickname pemain tidak boleh mengandung nama sponsor.
Nickname pemain tidak boleh menyebut game pesaing.
Jika Nickname pemain tidak sesuai aturan, penyelenggara berhak memerintahkan pemain untuk menggantinya.
2. Jenis Pelanggaran dan Penanganannya
2.1 Melebihi Batas Waktu (Terlambat)
Tim harus masuk ke room pertandingan sebelum waktu yang ditentukan.
Jika terlambat, maka akan diberikan 1 kali peringatan lalu pertandingan akan dimulai dengan jumlah pemain yang ada.
2.2 Pernyataan Menghina
Semua perilaku penghinaan yang berkaitan dengan turnamen akan dikenai hukuman.
Contoh termasuk namun tidak terbatas pada:
Mengunggah komentar tidak pantas di berbagai situs
Secara publik mempertanyakan keputusan penyelenggara
Menyebarkan informasi kontroversial
Termasuk melalui:
Media sosial
Livestream
Wawancara
Selain itu, dilarang melakukan tindakan yang merusak citra Delta Force, termasuk:
Menyebarkan informasi perjudian ilegal terkait turnamen
Menghina tim, pemain, caster, host, atau staf
Panitia akan menjatuhkan hukuman sesuai tingkat pelanggaran, termasuk namun tidak terbatas pada:
Larangan bermain 1 pertandingan
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
2.3 Pelecehan, Ujaran Kebencian, dan Kekerasan
Pelanggaran meliputi penggunaan bahasa:
Pelecehan
Menghina
Kasar
Tidak sopan
Mengancam
Memfitnah
Menyerang pribadi
Atau bahasa yang menimbulkan kebencian atau diskriminasi
Selain itu juga mencakup:
Tindakan kekerasan terhadap pemain lain atau staf yang menyebabkan cedera fisik.
Panitia akan menjatuhkan hukuman sesuai tingkat pelanggaran, termasuk:
Larangan bermain 1 pertandingan
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
2.4 Perilaku yang Melanggar Sportivitas
Untuk memastikan suasana pertandingan yang adil dan teratur, semua peserta harus menjunjung tinggi semangat sportivitas.
Perilaku yang melanggar sportivitas akan dikenai hukuman, termasuk namun tidak terbatas pada:
Menolak mengikuti aturan panitia
Menolak mematuhi aturan dan manajemen dari panitia turnamen atau tidak mematuhi permintaan yang wajar dari panitia.
Kolusi pertandingan
Berkomplot dengan tim lain untuk melakukan tindakan yang melanggar prinsip kompetisi yang adil, seperti:
Tidak menyerang atau tidak menghalangi lawan dalam permainan
Tidak bermain dengan standar kompetitif yang wajar
Mengganggu rekan tim secara sengaja
Contoh:
Sengaja menghalangi pandangan rekan tim
Sengaja menghalangi jalur tembakan rekan tim
Tindakan lain yang mempengaruhi kemampuan rekan tim untuk bertanding secara normal.
Panitia akan memberikan hukuman sesuai tingkat pelanggaran, termasuk:
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
2.5 Cheat dan Penggunaan Akun Orang Lain
Dilarang menggunakan:
Perangkat cheat apa pun
Program cheat apa pun
Metode lain yang memberikan keuntungan tidak adil
Selain itu juga dilarang:
Menggunakan akun pemain lain untuk bermain
Menghasut atau memandu orang lain untuk menggunakan akun pemain lain
Jika melanggar, panitia dapat memberikan hukuman termasuk:
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
Larangan penggunaan cheat ini berlaku di luar dan juga pada saat turnamen berlangsung.
2.6 Suap
Semua anggota tim dilarang:
Memberikan hadiah
Memberikan uang
Melakukan transaksi apa pun
dengan tujuan mendapatkan:
Janji tertentu dari pemain tim lain
Keuntungan tambahan dari tim lain
Keuntungan dari staf resmi turnamen
Sebaliknya, semua anggota tim juga dilarang menerima hadiah atau uang untuk memberikan keuntungan terkait pertandingan.
Jika melanggar, hukuman dapat berupa:
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
2.7 Penggunaan Plugin atau Software Ilegal
Dilarang menggunakan:
Plugin pihak ketiga
Modifikasi konfigurasi sistem tingkat rendah
Jika ditemukan melanggar, panitia dapat memberikan hukuman termasuk:
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
Pengaturan Tampilan Game
Selama pertandingan:
Pengaturan tampilan hanya boleh diubah menggunakan:
Pengaturan layar ponsel bawaan
Pengaturan dalam game
Dilarang menggunakan:
Modifikasi file sistem
Software pihak ketiga
untuk mengubah hal-hal berikut:
Resolusi
Warna layar
Ukuran dan posisi layar
Pengaturan Audio
Selama pertandingan:
Pengaturan audio hanya boleh menggunakan:
Pengaturan suara ponsel bawaan
2.8 Mendapatkan Keuntungan dengan Memanfaatkan Bug Game
Dilarang secara sengaja menggunakan bug dalam game untuk mendapatkan keuntungan.
Pemanfaatan bug termasuk namun tidak terbatas pada tindakan berikut:
Memanfaatkan masalah collision pada terrain atau objek dalam map untuk melakukan kill
Menggunakan celah apapun dalam game yang tidak bekerja sesuai desain yang dimaksudkan
Pada map Cyclone, airdrop vehicle di dekat D1 (merujuk pada video), ini adalah bug, secara teori vehicle tersebut tidak dapat muncul.
Catatan:
Jika model karakter pemain mengalami clipping (menembus objek) sehingga dapat diserang atau dikalahkan, hal tersebut tidak dianggap sebagai eksploitasi bug.
Pemain harus mengatur posisi karakter mereka sendiri dengan benar.
Jika melanggar, panitia dapat memberikan hukuman termasuk:
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
2.9 Perilaku Bermain Secara Negatif
Semua tim harus selalu menjunjung semangat kompetisi yang baik selama pertandingan.
Setiap tim harus:
Berpartisipasi penuh dalam pertandingan
Tetap jujur
Menjaga prinsip permainan yang adil
Dalam keadaan apapun, tim atau pemain tidak boleh melakukan perilaku bermain secara negatif.
Jika melanggar, panitia dapat memberikan hukuman termasuk:
Diskualifikasi dari turnamen
Pembatalan hasil pertandingan
Pembatalan hadiah
Larangan mengikuti turnamen esports
2.10 Mengundurkan Diri dari Pertandingan
Mengundurkan diri dari pertandingan berarti:
Menghentikan pertandingan di tengah jalan tanpa alasan force majeure.
Force majeure meliputi tetapi tidak terbatas pada:
Kondisi kesehatan
Bencana alam
Jika terjadi, penyelenggara dapat menambahkan hukuman berupa larangan mengikuti turnamen Delta Force di masa depan.
3. Penjelasan Khusus
3.1 Perubahan dan Penyempurnaan Peraturan
Untuk memastikan keadilan dan integritas pertandingan, penyelenggara berhak:
Merevisi
Mengubah
Menambahkan
peraturan kapan saja sesuai kebutuhan.
Jika ada hal yang tidak dijelaskan secara rinci dalam dokumen ini, penyelenggara akan memberikan penjelasan tambahan atau membuat aturan baru.
Perubahan aturan dapat diumumkan melalui:
Discord
Sosial media
Change log rulebook
Metode lain yang dianggap sesuai.
Jika terdapat perbedaan antara komunikasi staf turnamen dan aturan resmi yang dipublikasikan, maka yang berlaku adalah aturan resmi yang dipublikasikan
3.2 Force Majeure
Jika selama pertandingan terjadi force majeure seperti:
Topan
Gempa bumi
Atau hal yang menyebabkan pertandingan tidak dapat dilanjutkan atau hasil tidak dapat ditentukan, maka penyelenggara akan menentukan hasil akhir pertandingan.
3.3 Aturan Rematch
Selama turnamen online:
Perangkat
Jaringan
semuanya disediakan sendiri oleh pemain.
Jika terjadi disconnect pemain dan bukan disebabkan oleh masalah server resmi:
Pemain harus menyambung kembali sendiri
Pertandingan tidak akan dihentikan
Oleh karena itu pemain harus:
memastikan perangkat dan jaringan sudah diuji dengan baik sebelum pertandingan dimulai.
Jika pertandingan mengalami masalah karena server resmi, dan lebih dari 50% pemain mengalami gangguan, maka panitia turnamen akan memutuskan apakah pertandingan akan diulang.
Panitia turnamen memiliki hak interpretasi akhir terhadap aturan pertandingan ulang.
3.4 Aturan Pemain Pengganti
Setelah daftar pemain dikunci, semua pemain yang berpartisipasi harus berasal dari daftar tersebut.
Selama pertandingan berlangsung:
Tidak diperbolehkan mengganti pemain di luar dari daftar pemain terdaftar.
3.5 Keputusan Penyelenggara dan Aturan Banding
Jika terjadi perselisihan selama pertandingan:
Kapten faksi dan pemain harus mematuhi keputusan penyelenggara tanpa syarat.
Jika tim tidak setuju dengan keputusan tersebut:
Mereka dapat mengajukan banding kepada penyelenggara setelah pertandingan selesai dengan menyertakan bukti.
Persyaratan Bukti
Pihak yang mengajukan banding harus menyediakan:
Screenshot / video lengkap dan valid
Screenshot / video harus:
Memperlihatkan pelanggaran dengan jelas
Menyertakan timestamp
Menyertakan informasi pengguna (jika relevan)
Selain itu:
Screenshot / video tidak boleh dimodifikasi atau diedit. Hal ini untuk memastikan keaslian dan validitas bukti. Jika tim memiliki keberatan terhadap hasil pertandingan, maka:
Kapten faksi harus mengajukan banding setelah pertandingan selesai dan memberikan bukti yang relevan.
Jika lebih dari 30 menit setelah pertandingan hari itu selesai, maka:
Dianggap tidak ada keberatan terhadap hasil pertandingan
Panitia tidak akan menerima banding dalam bentuk apa pun.
3.6 Aturan Live Streaming
Selama pertandingan:
Pemain yang melakukan streaming dianjurkan menggunakan delay minimal 5 menit.
Jika terjadi kebocoran strategi karena streaming pribadi pemain, maka:
Risiko tersebut ditanggung oleh pemain sendiri.
Jika streaming pribadi pemain menyebabkan:
Beban perangkat
Beban jaringan
yang mempengaruhi performa pertandingan maka konsekuensi tersebut ditanggung oleh pemain sendiri.
Pemain juga dilarang menampilkan atau mengucapkan penghinaan terhadap:
Penyelenggara turnamen
Tim lain
Pemain lain
selama live streaming pribadi. Jika melanggar, pihak resmi berhak menjatuhkan larangan bermain.
4. Hak Keputusan Akhir
Panitia turnamen memiliki:
Hak interpretasi penuh atas seluruh aturan dalam dokumen ini
Hak menentukan hukuman atas perilaku tidak pantas.
Semua pemain yang telah mendaftar dan mengikuti:
Delta Force National Championship Season 2
dianggap telah:
Membaca
Memahami
Menyetujui
Seluruh isi dokumen ini dan berjanji untuk mematuhi semua peraturan.
5. Kategori Hukuman
Kategori hukuman:
Level 1 - Peringatan Lisan
Contoh pelanggaran:
Pemain harus bekerja sama dengan wasit untuk:
Verifikasi identitas
Pemeriksaan perangkat pertandingan
Setelah Nickname pemain diserahkan:
Tidak boleh diubah secara sembarangan
ID tidak boleh mengandung emotikon
Tidak boleh mengandung kata yang melanggar aturan.
Jika terjadi:
Pertama kali → peringatan lisan
Kedua kali → peringatan resmi
Jika pelanggaran serius:
Hasil pertandingan dapat dibatalkan
Tim dapat didiskualifikasi.
Level 2 - Peringatan Resmi
Contoh pelanggaran:
Pemain harus berasal dari pemain terdaftar dan tidak boleh diganti selama pertandingan.
Pemain dilarang menghina lawan atau pemain lain selama pertandingan.
Pemain dilarang menghina penyelenggara.
Pemain dilarang menghina penyelenggara, tim lain, atau pemain lain saat live streaming.
Jika terjadi:
Pertama kali → peringatan resmi
Jika terjadi lebih dari satu kali atau pelanggaran serius:
Hasil pertandingan dapat dibatalkan
Pemain dapat dilarang bermain
Tim dapat didiskualifikasi.
Level 3 - Pembatalan Hasil Pertandingan
Contoh pelanggaran:
Melakukan match fixing
Memanfaatkan bug dalam game untuk keuntungan
Jika terjadi:
Penyelenggara dapat membatalkan hasil ronde tersebut.
Jika terjadi dua kali:
Pemain dapat didiskualifikasi dari turnamen
Level 4 - Larangan Bermain
Contoh pelanggaran:
Identitas pemain saat verifikasi harus sama dengan identitas yang dilaporkan.
Dilarang menggunakan software atau hardware pihak ketiga untuk memodifikasi game.
Dilarang menggunakan item yang belum dirilis secara resmi dalam Delta Force.
Penyelenggara dapat:
Melarang pemain mengikuti turnamen Delta Force saat ini dan di masa depan.
Durasi larangan ditentukan berdasarkan tingkat pelanggaran.
Catatan
Hukuman yang tercantum bukan merupakan hukuman akhir.
Jika pelanggaran berulang atau serius, maka hukuman dapat ditingkatkan.
Hukuman bersifat kumulatif secara hierarki.
Contoh:
Jika dikenakan hukuman level 4, maka hukuman dari level 1, 2, dan 3 juga berlaku.